PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) TEMA STOP B…
페이지 정보
작성자 Celina Santana 댓글 0건 조회 5회 작성일 25-11-02 21:57본문
PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) TEMA STOP BULLYING!
Berbeda bersama dengan pelaksanaan projek Penguatan Profil Pelajar pancasila (P5) kelas XI, Kelas X mengusung tema Bangunlah Jiwa dan Raganya yaitu Stop Bullying!
Bullying kerap sekali berlangsung di kurang lebih kita, apalagi sekolah merupakan tidak benar satu area berpotensi terjadinya aksi bullying atau yang disebut bersama perundungan. Mengutip berasal dari KBBI edisi ke 5, wattpad Cerita pendek Dewasa kata rundung memiliki makna mengganggu, mengusik berkelanjutan dan menyusahkan. Saat ini banyak sekali kasus-kasus pembullyian khususnya di sekolah. Banyak sekali anak yang berhenti sekolah hanya dikarenakan was-was dibully, apalagi ada yang sampai bunuh diri dikarenakan tekanan yang kerap menganggu mentalnya.
Namun saat ini, pemerintah dan sektor pendidikan sedang gencar menggalakkan menampik aksi bullying di lingkungan sekolah. Melalui kurikulum merdeka pemerintah mewajibkan sekolah laksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bersama beragam tema didalamnya, keliru satu wujud kepedulian SMK NEGERI 1 SINGOSARI untuk membebaskan perundungan adalah memasukkan unsur pendidikan berkenaan aksi perundungan kedalam proyek P5 dengan target menanamkan nilai nilai Pancasila kepada peserta didik.
Mengapa perihal selanjutnya perlu kita perhatikan? Seperti yang kita ketahui bahwa perundungan punyai dampak yang luar biasa terhadap mental seseorang. Harapannya melalui proyek P5 ini siswa SMK Negeri 1 Singosari menjadi lebih sensitif dan menjaga sikap untuk membangun lingkungan positif supaya bullying mampu dicegah dan dihilangkan.
Pengerjaan proyek P5 ini terdiri di dalam sebagian tahapan yaitu :
Sosialisasi
Pada langkah ini, siswa bakal memperoleh materi penjelasan tekhnis kegiatan P5 Bangunlah Jiwa dan Raganya kepada seluruh peserta didik kelas X dan pemberian materi oleh Fasilitator perihal Pencegahan Tindak Bullying diSekolah.
Membuat Poster Anti Perundungan
pada step ini , siswa bakal berdiskusi mengenai pembuatan poster terhadap isikan isi tentang perundungan, siswa dibebaskan untuk menyampaikan gagasan dan kreatifitas lewat karya tulis poster terhadap kertas A3 atau lewat aplikasi canva, corel draw atau photoshop. Selama pengerjaan siswa didampingi oleh guru untuk mengimbuhkan panduan dan koreksi pada hasil poster yang mereka kerjakan.
Presentasi Dan Pengerjaan Short Movie
Pada langkah ini siswa mengembangkan poster yang sudah mereka membuat kedalam wujud drama, siswa bertanggung jawab dalam proporsi tugas untuk mengerjakan proyek film stop bullying. projek ini dapat ditayangkan pada Puncak Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap tanggal 17 April 2023.
Bapak Dedy Kurniawan, M.Pd selaku ketua Projek P5 Tahun Pelajaran 2022/2023 berharap program ini bisa meminimalisir praktik-praktik perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Semoga melalui program P5 stop bullying ini beri tambahan dampak positif pada siswa SMK Negeri 1 Singosari.
Berbeda bersama dengan pelaksanaan projek Penguatan Profil Pelajar pancasila (P5) kelas XI, Kelas X mengusung tema Bangunlah Jiwa dan Raganya yaitu Stop Bullying!
Bullying kerap sekali berlangsung di kurang lebih kita, apalagi sekolah merupakan tidak benar satu area berpotensi terjadinya aksi bullying atau yang disebut bersama perundungan. Mengutip berasal dari KBBI edisi ke 5, wattpad Cerita pendek Dewasa kata rundung memiliki makna mengganggu, mengusik berkelanjutan dan menyusahkan. Saat ini banyak sekali kasus-kasus pembullyian khususnya di sekolah. Banyak sekali anak yang berhenti sekolah hanya dikarenakan was-was dibully, apalagi ada yang sampai bunuh diri dikarenakan tekanan yang kerap menganggu mentalnya.
Namun saat ini, pemerintah dan sektor pendidikan sedang gencar menggalakkan menampik aksi bullying di lingkungan sekolah. Melalui kurikulum merdeka pemerintah mewajibkan sekolah laksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bersama beragam tema didalamnya, keliru satu wujud kepedulian SMK NEGERI 1 SINGOSARI untuk membebaskan perundungan adalah memasukkan unsur pendidikan berkenaan aksi perundungan kedalam proyek P5 dengan target menanamkan nilai nilai Pancasila kepada peserta didik.
Mengapa perihal selanjutnya perlu kita perhatikan? Seperti yang kita ketahui bahwa perundungan punyai dampak yang luar biasa terhadap mental seseorang. Harapannya melalui proyek P5 ini siswa SMK Negeri 1 Singosari menjadi lebih sensitif dan menjaga sikap untuk membangun lingkungan positif supaya bullying mampu dicegah dan dihilangkan.
Pengerjaan proyek P5 ini terdiri di dalam sebagian tahapan yaitu :
Sosialisasi
Pada langkah ini, siswa bakal memperoleh materi penjelasan tekhnis kegiatan P5 Bangunlah Jiwa dan Raganya kepada seluruh peserta didik kelas X dan pemberian materi oleh Fasilitator perihal Pencegahan Tindak Bullying diSekolah.
Membuat Poster Anti Perundungan
pada step ini , siswa bakal berdiskusi mengenai pembuatan poster terhadap isikan isi tentang perundungan, siswa dibebaskan untuk menyampaikan gagasan dan kreatifitas lewat karya tulis poster terhadap kertas A3 atau lewat aplikasi canva, corel draw atau photoshop. Selama pengerjaan siswa didampingi oleh guru untuk mengimbuhkan panduan dan koreksi pada hasil poster yang mereka kerjakan.
Presentasi Dan Pengerjaan Short Movie
Pada langkah ini siswa mengembangkan poster yang sudah mereka membuat kedalam wujud drama, siswa bertanggung jawab dalam proporsi tugas untuk mengerjakan proyek film stop bullying. projek ini dapat ditayangkan pada Puncak Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap tanggal 17 April 2023.
Bapak Dedy Kurniawan, M.Pd selaku ketua Projek P5 Tahun Pelajaran 2022/2023 berharap program ini bisa meminimalisir praktik-praktik perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah. Semoga melalui program P5 stop bullying ini beri tambahan dampak positif pada siswa SMK Negeri 1 Singosari.
댓글목록
등록된 댓글이 없습니다.